PERSAHABATAN DI DUNIA KAMPUS
Helo guys? Hw r' you? r' you fine
today? I hope wherever you stay you'll alwys be fine. Amen!
Oiya reader, kali ini gue mau nyeritain tentang kisah gue sejak pertamakali
berada di dunia universitas. Keep reding yaa!
Selepas dari seragam putih abu-abu, gue ngelanjutin pendidikan gue di salah
satu Universitas di kota Gorontalo. Semua orang menyebutnya UNG. iya, UNG.
(Universitas Negeri Gorontalo). Waktu itu di lapangan indor UNG, ada yang
namanya OSPEK! yaa seperti pada tahun-tahun sebelumnya, kita sebagai mahasiswa
baru di kampus itu semuanya disuruh duduk melantai. Waktu itu, semua MABA dituntut harus menggunakan pakaian hitam putih. Dengan
rambut yang ter-kepang 2 gue mengambil posisi tempat duduk paling belakang.
Biar kalo ngantuk gak keliatan. Wkwkwk
Waktu itu, mood gue udah berantakan banget. Pengen pulang, tidur dannn
lain-lain asal gak di tempat itu. Uhh

Setelah beberapa hari kemudian mungkin sekitar seminggu lamanya, akhirnya masa
OSPEK dinyatakan selesai.. Bye Hitamputih, Bye Indorrr!
Hari itu, hari pertama pengurusan KRS (Kartu Rencana Study) utk mahasiswa baru.
Segeralah gue yang tadinya masih berada di kasur tercinta langsung menuju
kamar mandi dan tentunya buat ngelanjutin tidur mandi.
Setelah itu gue siap-siap buat ontheway ke kampus baru gue *Ciye yg udah jadi
mahasiswi wkwk
(singkat cerita)
Setelah tiba di pintu gerbang kampus, ada seorang cewek yang pandangannya
tertuju ke arah gue. Wanita itu tersenyum kecil dan gue pun gak segan-segan langsung
menyapanya "Hi".
"hi *disertai senyum kecil* Jurusan apa?" Jawabnya
"Bahasa Indonesia *keep smile* kamu?"
"Hihi sama. Namanya siapa?" Tanya wanita itu
"Intan. Kamu?" Jawab gue
"Alexa, ayo jalan"
*Berjalan menuju fakultas*
Wanita ini adalah teman pertama yang juga sebagai penemuan pertama gue sejak
menjadi mahasiswi. Hohoho
Berhubung pengurusan KRS masih ditunda, jadi gue sama temen gue ini segera
pulang kerumah. Oiya, di waktu itu juga kita sempat tukaran nomor handphone,
kali aja ada informasi penting jadi bisa saling share.
Malam harinya, kita semua para mahasiswa/i baru mendapat informasi bahwa besok
akan di adakan acara tadarus puisi yang kalo nggak salah acaranya itu 5 hari 5
malam. Dan semua mahasiswa baru WAJIB DATANG! Acaranya malam, selepas magrib.
Esok harinya, tepat selepas magrib gue minta tolong bokap gue buat nganterin
gue ke tempat tadarus puisi yang katanya di gedung depat gak jauh dari lapangan
indor. Setibanya gue di tempat itu, gue langsung mengirim pesan singkat ke
temen baru gue "Alexa" gue nanyain posisinya malam itu. Katanya sih,
malam itu dia gak bisa dateng. Alhasil apa pemirsa? GUE SENDIRIAN!
SEN-DI-RI-AN! :3
Waktu itu gue sempat pacaran sama siapa itu namanya? Gue lupa. Berhubung gue
bosan berada di tempat itu, gue langsung sms doi. Gue minta di jemputin.
Diwaktu yang sama, ditempat gue berdiri, ada sekelompok abang-abang bentor
(kendraan tercetar di Gorontalo) yang ngeliatin gue sampai segitunya. iiiiiii
:3 Segeralah gue move dari tempat itu dan nyamperin seorang cowok yang lagi
stay di salah satu tempat pemberhentian bus. Sebut saja 'Halte'. Gue langsung
ngasih senyum kecil ke dia. yaa walaupun gue gatau namanya, wkwk. Semua itu gue
lakuin karna gue lagi diliatin oleh abang-abang bentor yang caranya ngeliatin
bikin gue sesak napas-__- Berhubung juga waktu gue lagi diliatin oleh
sekelompok abang-abang bentor itu, gue berdiri di tempat yang bisa di bilang
gelap. Yaampun sumpah gue takuttt banget sama yang namanya "GELAP" :3
Waktu itu gue memberanikan diri buat kenalan sama anak itu. "Hi *senyum*
lagi nungguin siapa?" tanya gue dengan keadaan takut yang MAXIMAL

"Riany. Nggak, gak lagi nunggu siapa-siapa kok. Cuma bosan aja di
dalam. Nama kamu siapa?"
Haaa? Riany? Ini cewek apa cowok sih? *Tanya gue dalam hati
"Intan. Oh, mahasiswa Bahasa indonesia juga ya?" Jawab gue dengan
pikiran yang dipenuhi tanda tanya:3
"Mahasiswi kali. wkwk. Iyaa. Kamu juga ya?" Jawabnya
YaAmpun. Survei membuktikan sosok yang tadinya gue anggap cowok ini ternyata
"cewek"?:3
"Iyaaa. aku juga kok." Jawab gue
Selang beberapa menit kemudain, doi sms gue katanya udah di depan pintu gerbang
kampus. Tanpa basa-basi gue langsung bergegas buat nyamperin doi.
"Eh iya, bisa minta nomor handphonenya gak? Sekalian minta bantuanya juga.
Kalo misalnya acaranya udah selesai kabarin gue ya?" Ucap gue sama cewek
setengah cowok itu. wkwk
"Oh iya bisa. Nih +628239494****. Iyaa beress, nanti gue kabarin"
Ujar cewek setengah cowok itu. Wkwk
Di perjalanan gue sama cowok yang sekarang udah jadi mantan gue itu, gue
terus mantengin hp gue. Kali aja ada informasi dari si cewek jadi-jadian itu.
Wkwk
Eh, selang beberapa menit kemudian si cewek aneh itu sms gue katanya acaranya
udah selesai. Gue langsung minta pacar gue yang dulu itu, buat nganterin
gue ke tempat semula. Waktu itu, si cewek setengah cowok itu masih setia berada
di tempat pemberhentian bus tadi. Wkwk
Gue langsung menyapanya dan ngobrol bareng.
Di waktu yang sama, gue langsung sms bokap buat minta di jemputin biar bokap
tau gue gak kemana-mana dan memang berada di kampus *uhuk* *Maap ya
papasyg, anakmu ini bo'ong lagi wkwk-_-
Tak lama kemudian bokap gue tiba. Gue langsung pamit sama si cewek setengan
cowok ini.
Setibanya gue dirumah, gue dapet 1 pesan singkat dari nomor baru.
"Intan?"
"Ya? Maaf, siapa ya?" Jawab gue
"Ninda syg. Maba juga. Oh iya, besok pengurusan KRS loh, kita barengan
yuk?" Jawabnya
"Boleh. Sampai ketemu besok yaa?"
"Iyaaa"
Esok harinya, gue sama temen pertama gue Alexa, berjalan menuju fakultas.
Sesampainya kita di fakultas, kita ketemu lagi sama si cewek jadi-jadian
"Riany" Wkwk. Gue langsung menyapanya dan mengenalkannya sama si
Alexa. Kita akhirnya akrab layaknya teman lama. Diwaktu yang sama si Ninda,
yang semalam sms gue, menyapa gue. "Intan?"
Aduh, itu siapa ya? Dengan senyum yang penuh dengan keraguan gue melirik ke
arahnya.
"Ini ninda. Gimana krsnya, udah?" Tanya cewek itu
"Belum syg. Kamu, krsnya gimana? Udah?"
"Belum juga. "
"Oh iya, ntar kita ngurusnya bareng-bareng ya? Oh iya. kenalin. Nih,
teman-teman aku."
Mereka bertiga pun saling berkenalan.
Akhirnya pembagian kelaspun tiba.
Mereka bertiga akhirnya sekelas. Sedangkan gue? Gue dinyatakan duduk di kelas
D. dan tentunya tanpa mereka bertiga-_-
Esok harinya, kegiatan perkuliahan mulai berjalan sesuai jadwal.
Gue masih aja belum bisa beradaptasi sama teman-teman sekelas gue. Walaupun gue
duduknya di kelas D, waktu gue mah, paling banyak stay-nya di kelas C. Kelas
siapa lagi kalau bukan kelasnya si Alexa, Ninda, dan Riany. Mereka bertiga ini
akhirnya memperkenalkan salah seorang teman baru mereka ke gue. Sebut saja
Olan. Kita akhirnya bertambah 1 dan tentunya menjadi 5 layaknya girlband.
Wkwkwk

Oke. Gue jelasin mulai dari
wanita yang wajahnya ada lingkaran merah. Wkwk
Ini dia teman pertama gue yang tadi gue ceritain. Sebut saja Alexa. Wanita ini
doyan banget sama yang namanya jalan-jalan. Dia juga seorang cewek yang sangat
setia alias setiap tikungan ada .
Dia juga orangnya baik, penyayang, perhatian dan suka bawa handphone ke
kamar mandi tidak sombong. Wanita ini doyan banget nyanyi apalagi di
kamar mandi . Sekali dia nyanyi, gue pastiin semua orang kabur
terkagum-kagum. Oke cukup.
Kita masuk pada gambar kedua. Wanita yang wajahnya ada lingkaran putih ini
namanya "Ninda". Iya. cewek yang gue ceritain sebelumnya. Sama halnya
dengan si Alexa, orangnya baik, dewasa, cantik, setia alias setiap tikungan
ada dan juga doyan banget jalan-jalan. Wanita yang memiliki mata yang
sangat minimal ini asik banget buat di ajak curhat. Dia juga doyan banget
foto-foto di kamar mandi mall dimana saja dia berada. Wanita ini juga
bisa dibilang wanita yang anti galau kalo soal cowok. Putus sama pacar bukan
sebuah ke-galau-an buat dia. Wkwk kren kan temen gue ini?
Oke reader, kita move ke lingkaran biru. Wanita yang cantik dan cetar membahana
dari ujung rambut hingga ujung kaki ini namanya INTAN. Ehemmm, cakep banget
kannn, readerrrr?
Untuk lebih jelasnya itu GUEEEE.
Salam kenal yaaa reader *senyum2 & kedipin mata dengan tempo yang cepat*
Udah, ga usah di tanya lagi reader, kalo gue sih orangnya baik, pendiam,
perhatian dannn yaaa seperti yang anda liat, cantik maximal wwkwkwk
Selain itu gue juga anaknya ramah, sopan, kalem *uhuk*, rajin menabung dan
ramah lingkungan. *Eh *Loh?

Hoho. Udahlahyaa di skip dulu aja. Semua orang juga bilang kalo gue orangnya
emang susah di tebak, jadi susah ngejelasinnya.
Oke reader. Masuk pada lingkaran hijau.
Ini dia nih, orang yang gue ceritain tadi. Wanita yang kerap di sapa 'Riany'
ini, namanya doang cewek, tapi penampilannya 5000persen cowok. Mungkin tanda-tanda
kiamat pas lagi dalam kandungan, orang tuanya berharap calon anaknya ini
cowok kali ye?wkwk
Dia orangnya baik, humoris, suka menolong, care, dan asik buat seru-seruan
*korban iklan*
Dia juga anaknya doyan sama yang namanya foto-foto, doyan juga sama yang
namanya jalan-jalan karna emang dasarnya dia ga pernah betah buat diem
dirumah suka banget sama yang namanya jalan-jalan.
Kita move ke lingkaran kuning.
Wanita yang kerap disapa 'Olan' ini, anaknya baik, asik, humoris dan ngangenin.
Anaknya asik buat di ajak curhat, dia juga sahabat baik c360 doyan
banget sama yang namanya foto-foto.
Si Olan ini, anaknya korban iklan banget. Hampir semua iklan yang ada di seluruh
stasiun tv udah dihapal mati dalam ingatannya. Ayoo kasih aplosss

HIDUPP OLANNN. HIDUPPPP!!! *Eh?-__-
Masuk pada gambar terakhir.
Sebut saja 'Orin'. Iya. Orin.
Cewek ini sekelas sama mereka berempat. Dia juga sering jalan bareng mereka
berempat. Dan seiring berjalannya waktu kita akhirnya bertambah 1 personil
lagi. Dan akhirnya lengkap sudah setengah lusin. wkwkwk
Orin ini, anaknya baik, bisa dibilang galauers wkwk, dia juga berbakat di
bidang vokalia. Suaranya bagus dan tentunya mengagumkan.
Nah, jadi pemirsa, kita ber6 ini udah kayak saudara. Apa-apa yang mau dikerjain
selalu bareng-bareng. yang satu galau, semuanya ikut galau wajib
menghibur. Satu orang bolos kuliah, yang lainnya ikutan bolos pada
nasehatin. Seru deh pokoknya.

Hihii.
Selang beberapa bulan kemudian akhirnya pergantian semester-pun tiba.
Pengurusan nilai mata kuliah-pun akhirnya menjadi beban buat gue. Kenapa? Karna
gue punya 2 nilai yang ERROR cetar membahana. okefine
Waktu itu gue dibantuin oleh 4 orang wanita terkece di kelas gue.
Ada tya, fadlun, tati, dan juga nia.
Mereka berempat ini setia banget nemenin gue buat betulin nilai-nilai cetar gue
tadi.
Ada sejarah sastra, dan pengantar kebudayaan. Keduanya mata kuliah bersyarat.
Kren banget kan guee? Hihii ayoo kasih aploss lagiii
Oke oke, trimakasih, trimakasih *betulin kerakh baju*
Akhirnya berkat bantuan mereka berempat nilai-nilai gue yang cetar tadi
dinyatakan aman. Uhyeeee *dancing*
Sejak itu, gue jadi ngerasa punya teman di kelas.
Dan sekarang, hari-hari gue diisi dengan kisah-kisah nyata mereka berempat.
Awalnya sih, sesuai perkenalan, gue mengira mereka berempat ini anaknya
pendiam, kalem dan semacamnya. Ternyata oh ternyata.. Ehmm.
Oke mulai dari si Tya.
TADAAAAAAAAA!!!
Cantik kann, permen karetnya orangnya?:))
Wanita yang ngomongnya ga pake titik, koma, spasi, dan jeda ini suka banget
sama yang namanya korea-korea gitu. Dia juga jago nge-dance. yaa walaupun
anaknya terkadang alay, loding, udah gitu, dia juga bisa tidur kapan saja, dimana saja dan dalam keadaan apa saja. Tapi, dia juga anaknya baik kok, udah gitu suka
menolong, irit, sportif dan tahan lama *Eh? *Loh?
Soal asmara? Wanita ini seringnya jatuh cinta namun kurang sekali pacaran.
Pacaran sih pernah, tapi cuma sesaat doang.
Lain halnya dengan si Fadlun.
Jreng jrengggg!!!!!
Berhubung anak ini anti banget sama yang namanya foto-foto, so, gue hanya bisa
ngambil fotonya di siat. wkwk maap yee cyinnn?
Wanita yang emosinya bisa meledak kapan saja dan dimana saja ini sebenarnya
anaknya baik, ramah, pinter, dengar-dengaran, turut orang tua, terlebih tuhan.
Eh? kok malah jadi kayak lagu gini ya? -_- wkwk
Kalo soal perhatian, gak usah di tanyain lagi deh. Kenapa?
Karna cewek ini memiliki sifat care yang amat sangat. Apalagi perhatian buat
kita temen-temennya.
Tapi ngomong-ngomong soal asmara? Mungkin ini pertanyaan yang ga ada pentingnya
sama sekali buat cewek ini. Selain anti banget sama yang namanya foto-foto,
wanita ini juga anti banget dalam hal pacar-pacaran. Iyakk. mungkin demikian.
TERIMAKASIH
Lain hal-nya lagi sama si Taty.
Wanita yang memiliki mata yang ukurannya sangat-sangat minim ini berasal dari
daerah Buol.
Sebut saja Miss Galau. Mengapa demikian? Karna si Taty ini dalam asmaranya, banyakan
galaunya ketimbang hepinya. wkwk
Si cewek sensi ini, anaknya baik, jago masak, enak di ajak curhat dann doyan
juga sama yang namanya foto-foto. Udah gitu anaknya juga perhatian, dan
humoris.
Namun demikian, wanita yang memiliki mata yang tak terlihat ini takut banget
sama yang namanya gelap dan bunyi petir. Loh? Kok bisa sama persis ya, sama
gue? Apa jangan-jangan kita ini 'putri yang tertukar'? *Korban sinetron* Ehm.
entahlah
Ngomong-ngomong soal si cewek sensi tadi, Si Nia ini juga anaknya gak beda jauh
sama si Taty.

TADAAAAAAAAAAAAA!!!
Cantik banget kan, arlojinya orangnya?:))
Cewek yang kerap di sapa Nia ini, anaknya baik, dewasa, perhatian, jago masak
juga sama kayak si Miss Galau Taty. Udah gitu dia juga anaknya rajin,
kalo soal tugas gak pernah ketinggalan. Akan tetapi, cewek yang kerap di sapa
Nia ini, gak asik banget di ajak ngomong, apalagi buat curhat! Kenapa? yaa
karna si Nia ini lodingnya kebangetan. Iya. KE-BA-NGE-TAN!
Seringkali, saat kita lagi ngomongin sesuatu, si nia ini nampaknya serius betul
ngedengerin cerita kita berempat. Akan tetapi, saat cerita yang kita omongin
selesai, si Nia ini seringkali bertanya-tanya "Itu kalian ketawa kenapa
sih?" Subhanallah.. Indah sekali pertanyaannya. Padahal daritadi anak ini
nampaknya serius bener ngedengerin cerita kita berempat, udah gitu nampaknya
perhatiannya fokus banget.
Oh iya reader. Gue ingat betul.
Pernah, suatu waktu, kita berlima termasuk si cewek Loding ini, lagi
asik-asiknya ngomongin orang. Di tengah-tengah perbincangan kita, tiba-tiba
orang yang kita omongin ini langsung nyamperin kita. Seketika, kita berlima
terdiam dan segera mencari kesibukan yang lain. Gue langsung pura-pura betulin
jilbab, dan temen-temen gue lainnya sibuk mencari kesibukan lain biar orang
yang kita omongin ini gak ngerasain apa yang kita khawatirin. Alhasil apa
pemirsa? Si Nia ini malah bertanya sama orang ybs "Eh, ngomong-ngomong,
kamu tadi dengar nggak, apa yang barusan kita omongin? Nggak dengar kannn?
Kann? Kan? Kan?" Manis banget kan, pertanyaannya? Trimakasih yaa Nia,
berkat pertanyaan anda, akhirnya kita hampir aja di kubur hidup-hidup.

Yaaaa,
walaupun gue dipertemukan sama beberapa manusia-manusia aneh ini, gue ngerasa hari-hari
gue lebih bermakna.
Untuk lebih jelasnya gambar ini menggambarkan kisah nyata kita ber-lima kalo
udah ketemu. Alias gak bisa diem. Wkwkw
Tidak ada komentar:
Posting Komentar